((Macam-Macam Alam Ala Ibnu Al Arabi))
Saat menafsirkan بسم اللّه الرحمن الرحيم Ibn al arabi berkata bahwa jika kalimat
بسم اللّه الرحمن الرحيم
dipecah huruf-huruf penyusunnya maka huruf-huruf itu totalnya akan berjumlah 22 huruf.
Jumlah 22 ini memberi isyarat kepada pembagian induk alam (أمهات العوالم) yang berjumlah 22 yaitu:
1. عالم الجبروت ( alam jabarut)
2. عالم الملكوت ( alam malakut)
3.عالم العرش (alam arsy)
4.عالم الكرسى (alam kursi)
Alam yang ke lima adalah alam langit yang kesatu. Alam yang ke enam adalah alam langit yang kedua. Alam yang ke tujuh adalah alam langit yang ketiga. Alam yang ke delapan adalah alam langit yang ke empat. Alam yang ke sembilan adalah alam langit yang kelima. Alam yang ke sepuluh adalah alam langit yang ke enam. Alam yang ke sebelas adalah alam langit yang ketujuh. Langit berjumlah 7 langit (السموات السبع).
Sedangkan alam yang ke dua belas adalah alam tanah (عالم التراب). Alam yang ke tiga belas adalah alam api (عالم النار). Alam yang ke empat belas adalah alam air (عالم الماء). Alam yang ke lima belas adalah alam udara (عالم الهواء). Alam yang ke dua belas sampai alam yang kelima belas yang berjumlah empat ini adalah masuk pada kategori alam unsur (العناصر الأربعة)
Adapun alam yang ke enam belas adalah alam tumbuhan (عالم النباتات). Alam yang ke tujuh belas adalah alam hewan (عالم الحيوانات). Dan alam yang ke delapan belas adalah alam benda padat (عالم الجمادات).
Alam yang ke sembilan belas adalah alam manusia (عالم الإنسانى ) (walaupun sebenarnya alam manusia termasuk kepada katagori alam hewan akan tetapi jika dilihat dari sisi mulianya manusia dan dari sisi manusia punya potensi untuk bisa menjangkau/ mengumpulkan (menyatukan) semua alam-alam lainnya maka ia punya alam khusus tersendiri yaitu alam insani tadi).
Kemudian alam yang ke dua puluh adalah alam Pekerjaan Tuhan (عالم الأفعال). Alam yang dua puluh satu adalah alam Sifat Tuhan (عالم الصفات). Alam yang terakhir yang kedua puluh dua adalah alam Dzat Tuhan (عالم الذات). Alam Pekerjaan Tuhan (عالم الأفعال), alam Sifat Tuhan (عالم الصفات) dan alam Dzat Tuhan (عالم الذات) yang tiga ini adalah termasuk kepada Alam Ketuhanan (عالم الإلهي). Jadi jika alam ilahi ini diperinci maka alam ilahi ini akan menjadi tiga alam (dan sebaliknya jika tidak diperinci hakikatnya hanya ada satu alam yaitu alam ketuhanan saja).
Menurut para filosof muslim alam Pekerjaan Tuhan (عالم الأفعال), alam Sifat Tuhan (عالم الصفات) adalah tidak kekal. Dan yang kekal dari alam ketuhanan hanyalah alam Dzat Tuhan (عالم الذات).
Membaca penjelasan ibn al arabi mengenai pembagian alam di atas mengingatkan saya pada masa SMP (MTs) dan SMA (MA) tentang pelajaran IPA. Bedanya adalah pembagian yang saya baca dari penjelasan ibn al arabi ini lebih menyeluruh dari pelajaran IPA waktu di sekolah. Pembagian alam ini sangat patut disampaikan di sekolah dalam mata pelajaran IPA.
Lalu bagaimana devinisi satu persatu dari 22 pembagian alam tersebut?
Anda boleh menjawab pertanyaan ini.
Dan di akhir tulisannya, Beliau Ibnu Al Arabi berkata seperti berikut:
وقد ورد فى الحديث ان الله تعالى قد خلق أٓدم على صورته.
Telah bersabda Nabi Muhammad dalam sebuah hadits bahwa Allah telah menciptakan Adam sesuai gambar/picture / citra Allah.
فالذات محجوبة بالصفات، والصفات بالأفعال، والأفعال بالاكوان والآثار.
Maka Dzat Allah terhalang oleh Sifat-Sifat Allah, Sifat-Sifat Allah terhalang oleh Pekerjaan-Pekerjaan Allah, dan Pekerjaan-Pekerjaan Allah terhalang oleh alam semesta (cosmos).
فمن تجلت عليه الأفعال بارتفاع حجب الاكوان توكل.
Seseorang yang tampak padanya pekerjaan-pekerjaan Allah, yang disebabkan karena tabir alam semesta (kosmos) sudah terbuka dan hilang maka ia cenderung akan menjadi manusia yang tawakal.
ومن تجلت عليه الصفات بارتفاع حجب الأفعال رضي وسلم.
Seseorang yang tampak padanya Sifat-Sifat Allah, yang disebabkan karena tabir Pekerjaan-Pekerjaan Allah sudah terbuka dan hilang maka ia cenderung akan menjadi manusia yang rela hati dan aman.
ومن تجلت عليه الذات بارتفاع حجب الصفات فنى باالوحدة.
Seseorang yang tampak padanya Dzat Allah, yang disebabkan karena tabir Sifat-Sifat Allah sudah terbuka dan hilang maka ia akan fana (sirna) dengan menyatu.
فصار موحدا مطلقا فاعلا ما فعل و قارئا ما قرأ بسم اللّه الرحمن الرحيم.
Maka jadilah manusia tersebut disatukan secara mutlak yang menjadi pelaku apa yang Allah lakukan dan pembaca apa yang Allah baca terhadap bismillahirrahmanirrahim.
فتوحيد الأفعال مقدم على توحيد الصفات، وهو على توحيد الذات.
Oleh karena itu maka bersatu dengan Pekerjaan-Pekerjaan Allah didahulukan daripada bersatu dengan Sifat-Sifat Allah, dan bersatu dengan Sifat-Sifat Allah didahulukan daripada bersatu dengan dzat Allah.
والى الثلاثة أشار رسول الله في سجوده بقوله أعوذ بعفوك بعقابك وأعوذ برضاك من سختك وأعوذ بك منك.
Kepada makna tiga hal tadi, Rasulullah telah memberikan isyarat makna yang sama yang bisa dilihat dalam perkataan beliau dalam sujud beliau yang berbunyi "dengan ampunan-Mu aku berlindung dari siksa-Mu, dan dengan kerelaan-Mu aku berlindung dari kemarahan-Mu, dan dengan-Mu aku berlindung dari tanpa-Mu.
والله اعلم.
Komentar
Posting Komentar