Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Catatan Tasawuf dan Filsafat

Tadi saya menonton acara live Facebook Ulil Abshar Abdallah. Acara yang merupakan bedah buku desertasi Mohammad Yunus Masrukhin, mahasiswa Mesir asal Indonesia yang menulis desertasi tentang Ibnu arabi, buku beliau ini diterbitkan dengan berbasa Arab di Mesir. Dalam acara tersebut ada 2 pembicara yaitu pak Yunus dan Ulil Abshar. Beberapa point yang sempat saya tangkap saya tuliskan di bawah ini; point-point di bawah ini adalah hasil pemahaman apa yang saya dengar, jadi sangat bersifat subjektif. Untuk lebih detail silahkan datang ke versi asli dari kata kunci yang ada. Here they are; 1. Ibnu Arabi bukan sosok wahdatul wujud (manunggaling Kawulo Gusti) seperti di klaim oleh Ibnu Taimiyah, karena tidak ada satupun dalam buku Ibnu arabi (فتوحات المكية) penyebutan wahdatul wujud. Apa yang ada dalam buku Ibnu arabi (فتوحات المكية) merupakan ekspre...

Jamak Taksir bagian II

Kali ini kita akan belajar tentang jamak taksir. Jamak taksir adalah bentuk jamak (plural) yang tidak beraturan. Istilah ini hanya ada dalam bahasa Arab. Seperti biasa kita akan belajar lima kosa kata saja (biar tidak terlalu capek ngetiknya. Hehehe). 5 kosa kata ini saya ambil dari salah satu aplikasi kamus bahasa Arab jamak taksir tanpa ada proses editing kecuali jika dibutuhkan (kamus jamak taksir). Setiap kali posting akan saya tuliskan di sini kosa kata yang berbeda dari postingan sebelumnya. Dan penomoran postingan ini melanjutkan penomoran dari postingan sebelumnya. Semoga bermanfaat. Aamiin. _________________________________________ 6. Perbuatan jelek, dosa, kesalahan (إِثْمٌ ) jamaknya adalah  (أٓثٓامٌ) Contoh kalimat: لَدَيَّ أٓثٓامٌ كَثِيْر...

Jamak Taksir bagian pertama

Kali ini kita akan belajar tentang jamak taksir. Jamak taksir adalah bentuk jamak (plural) yang tidak beraturan. Istilah ini hanya ada dalam bahasa Arab. Seperti biasa kita akan belajar lima kosa kata saja (biar tidak terlalu capek ngetiknya. Hehehe). 5 kosa kata ini saya ambil dari salah satu aplikasi kamus bahasa Arab jamak taksir tanpa ada proses editing kecuali jika dibutuhkan (kamus jamak taksir). Setiap kali posting akan saya tuliskan di sini 5 kosa kata yang berbeda dari postingan sebelumnya. Semoga bermanfaat. Aamiin. _________________________________________ 1.  Ayah (اَبٌ ) jamaknya adalah ( َآباءُ، أَبُوْن  ) Contoh kalimat: قَالَ رَبُّكُمْ وَرَبُّ آبَاىِٔكُ...

Jangan merasani, mengada-ngada dan misuh

*Jangan membicarakan fakta kejelekan si anu tanpa sepengetahuan si anu. Itu namanya غيبة؛ atau ngerasani. *Atau membicarakan kejelekan si anu yang bukan fakta. Itu namanyaبستان ؛ atau mengada-ngada. Atau mengungkapkan kejelekan si anu kepada si anu secara langsung. Itu namanya شتم ؛ atau misuh. ketiganya (غيبة,بستان,شتم) banyak  terjadi di dunia maya dan nyata dan di dalam keluarga. Allah berfirman; ولا يغتب بعضكم بعضا، أيحب أحدكم أن يأكل لحم أخيه ميتا (الحجرات أية ١٢) Allah berfirman kepada ...