Langsung ke konten utama

Berbaik sangka kepada Tuhan mu

*Berbaik Sangka*

Berbaik sangkalah kepada Tuhan  dalam kondisi apapun.

Karena manusia tidak pernah tahu nafas yang dikeluarkan saat ini adalah nafas terakhir. Maka itu adalah nafas terakhir yang baik jika kemudian pada saat itu sedang berprasangka baik, dan adalah nafas terakhir yang buruk jika manusia sedang berprasangka buruk.

Dan itu tidak pernah diketahui sesuai pesan-Nya

وننشئكم في ما لا تعلمون.

((Dan kami menciptakan kamu kelak (di akhirat) dalam keadaan yang tidak kamu ketahui))

Mengenai berbaik Sangka ini Allah pernah berwasiat kepada Nabi Muhammad;

أنا عند ظن عبدي بي فليظن بي خيرا.

(Saya adalah sama dengan prasangka hambaku, maka berprasangkalah yang baik kepada Ku)

Kalau manusia berburuk sangka kepada Tuhan maka itu berpotensi menjadinya putus asa alias pesimis. Putus asa alias pesimis adalah sifat yang amat buruk yang dilarang oleh Tuhan,  seperti wasiat Nya berikut:

لا تقنطوا من رحمة الله

(Jangan putus asa dari rahmat Allah).

Tetap optimis, Tuhan sangat terbuka dan maha mengampuni setiap kesalahan yang diperbuat.

إن الله يغفر الذنوب جميعا

(Allah mengampuni semua dosa-dosa).

قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ.
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hukum bersentuhan suami istri

Bagaimana hukum fiqihnya suami istri bersentuhan kulit, apakah membatalkan wudhu? Jawabanya ada 2 pendapat. * Pendapat pertama. Pendapat pertama ini masih dibagi dua; 1 tidak batal wudhunya tanpa syarat (ini adalah pendapat madzhab Hanafi). 2. Tidak batal wudhunya dengan syarat saat bersentuhan tidak muncul syahwat, atau muncul nafsu atau muncul rasa nikmat akibat bersentuhan.(ini pendapat madzhab hambali dan maliki). *pendapat kedua bersentuhan suami istri adalah batal wudhu nya. (Ini adalah pendapat madzhab syafii). Di Indonesia, pendapat pertama dan kedua sama sama memiliki pengikut yang mempraktekkan nya dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang menyebabkan perbedaan pendapat tersebut? Jawabannya salah satunya adalah karena madzhab Hanafi memaknai kata لمس (bersentuhan) pada surat an Nisa ayat 43 ; أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَا...

macam kebahagiaan

Kebahagiaan itu ada tiga macam. Satu adalah kebahagiaan hati. Kedua adalah kebahagiaan jasmani. Dan ketiga adalah kebahagiaan seputar jasmani. Contoh kebahagiaan hati seperti makrifat kepada Allah, wisdom/kebijaksanaan dan kesempurnaan ilmu. Contoh kebahagiaan jasmani seperti kesehatan badan, kekuatan badan, kenikmatan2 badan serta keinginan2 syahwat.Contoh kebahagiaan seputar jasmani seperti memiliki harta yang melimpah. Melakukan puasa mungkin tidak membahagiakan bagi badan yang menimbulkan perut melilit di pagi hari atau tenggorokan kering di siang hari. Namun puasa mungkin membahagiakan bagi hati saat berbuka puasa atau saat berjumpa dengan Tuhannya.  Tiga macam kebahagiaan ini sempat tersirat dalam perkataan sayyidina Ali Bin Abi Thalib  الا وإن من البلاء الفاقة، وأشد من الفاقة مرض البدن، وأشد من مرض البدن مرض القلب، الا وإن من النعم سعة المال، وأفضل من سعة المال صحة البدن، وأفضل من صحة البدن تقوى القلب. Ketahuilah bahwa sebagian dari ujian adalah kemiskinan. Dan lebih be...