Langsung ke konten utama

Tafsir الٓم

Ketika menafsirkan ayat berikut dalam surat Al Baqarah (الٓم ذالك الكتاب), Ibnu Arabi menafsiri (ا) dalam (الٓم) dengan Allah sebagai (أول الوجود). Adapun (ل) ditafsiri dengan intelek yang bekerja (العقل الفعال) yang disebut Jibril, sebagai (أوسط الوجود),  agennya Allah untuk menyampaikan pesan ketuhanan. Sedangkan (م) ditafsiri dengan Muhammad (أٓخر الوجود) sebagai nabi yang akan meng eksekusi, mempraktekkan pesan2 ketuhanan yang disampaikan jibril.
Karena kata Ibnu Arabi ilmu tidak sempurna dan paripurna kecuali dipraktekkan, dan yang mempunyai tugas mempraktekkan pesan ketuhanan adalah nabi Muhammad.
Inilah yang dimaksudkan Ibnu Arabi dengan pernyataan beliau berikut:
لا يحصل الإسلام بمجرد قول لاإله إلا الله إلا إذا قرن بمحمد الرسول الله.
Islam tidak akan berhasil jika hanya melulu  لاإله إلا الله kecuali jika itu disertai dengan محمد الرسول الله.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Management (Etika) Berhubungan Badan

Etika Berhubungan Badan Untuk mengungkapkan kata hubungan badan (jimak ) Al Qur'an menggunakan istilah mubaasyaroh (مباشرة) seperti pada ayat berikut: ولا تباشروهن وأنتم عاكفون فى المساجد. Islam memandang penting kenyamanan seksual (tentu dengan cara yang halal). Akan tetapi Islam memberikan etika etika khusus dan nasehat berharga mengenai hal itu diantaranya: 1. Mengingat / atau menyebut nama Allah. Hal demikian seperti pernah disabdakan oleh nabinya islam seperti berikut: لو أن أحدكم إذا أرد أن يأتي أهله أن يقول: بِسْمِ الل...

Hukum bersentuhan suami istri

Bagaimana hukum fiqihnya suami istri bersentuhan kulit, apakah membatalkan wudhu? Jawabanya ada 2 pendapat. * Pendapat pertama. Pendapat pertama ini masih dibagi dua; 1 tidak batal wudhunya tanpa syarat (ini adalah pendapat madzhab Hanafi). 2. Tidak batal wudhunya dengan syarat saat bersentuhan tidak muncul syahwat, atau muncul nafsu atau muncul rasa nikmat akibat bersentuhan.(ini pendapat madzhab hambali dan maliki). *pendapat kedua bersentuhan suami istri adalah batal wudhu nya. (Ini adalah pendapat madzhab syafii). Di Indonesia, pendapat pertama dan kedua sama sama memiliki pengikut yang mempraktekkan nya dalam kehidupan sehari-hari. Apa yang menyebabkan perbedaan pendapat tersebut? Jawabannya salah satunya adalah karena madzhab Hanafi memaknai kata لمس (bersentuhan) pada surat an Nisa ayat 43 ; أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَا...